Ada Rekonstruksi Bom Bali, Terminal Ubung Ditutup

Denpasar - Umar Patek Cs menjalani rekonstruksi kasus Bom Bali I di sejumlah lokasi di pulau Dewata ini. Salah satu lokasi yang menjadi lokasi rekonstruksi adalah Terminal Ubung, Denpasar.

Pantauan detikcom, Kamis (20/10/2011), terminal yang cukup besar ini praktis terganggu aktivitasnya. Di sejumlah titik, dipasang police line. Polisi bersenjata lengkap ada dimana-mana.

Umar Patek terlihat memakai baju tahanan berwarna orange, celana gantung dan kopiah. Namun tangan serta kakinya tidak diborgol. Hanya saja, puluhan Densus 88 bersenjata lengkap tampak berseliweran di lokasi ini.

Tak pelak, rekonstruksi ini menarik perhatian warga sekitar. Warga berebutan melihat reka ulang ini dari dalam angkutan umum.

Dari pengamatan, reka ulang ini menceritakan Sawad bersama Abdul Goni dan Umar baru saja tiba di Bali dari Jawa. Mereka membawa kardus berisi bahan peledak. Kemudian bahan peledak ini dimasukkan ke dalam mobil yang dikendarai oleh Idris. Mobil ini sendiri sudah menunggu di dalam terminal.

Sebelumnya, Umar sudah lebih dulu menjalani rekonstruksi di dua tempat. Yang pertama di kost Amrozi di Jl Pulo Menjangan No 18 Denpasar serta sekitar kantor Konsulat Amerika Serikat di Jl Raya Puputan Renon, Denpasar.

(mok/mok)-www.detik.com

 
Tim SAR Cari Pesawat Cassa 212 yang Hilang

Jakarta - Badan SAR Nasional (Basarnas) langsung menggerakkan timnya di Medan untuk mencari pesawat Cassa 212 rute Medan-Kutacane, Aceh Tenggara, yang hilang kontak sejak beberapa jam lalu. Tim bergerak mencari pesawat berpenumpang 18 orang itu.

"Sudah ada yang bergerak dari Medan," ujar Kepala Jaga Basarnas, Ishak, kepada detikcom, Kamis (29/9/2011).

Menurut Ishak, tim Basarnas dari Jakarta juga akan bergerak ke Medan untuk menambah kekuatan tim pencarian. Namun waktunya sedang dipersiapkan.

Pesawat yang naas yang hilang kontak ini adalah milik PT Nusantara Buana Air (NBA). Pesawat ini take off dari Bandara Polonia Medan pukul 07.00 WIB. Seharusnya pesawat ini sudah mendarat di Kutacane pukul 08.00 WIB, namun tak kunjung sampai.

(nik/fay)-www.detik.com

 

 
Irjen Bekto Suprapto Gantikan Mathius Salempang Jabat Wakabareskrim

Jakarta - Mutasi pejabat di tubuh Mabes Polri terus dilakukan. Setelah mengganti Kabareskrim, Mabes Polri kini merotasi jabatan Wakabareskrim Irjen Pol Mathius Salempang.

Berdasarkan surat Telegram bernomor SR/1357/VII/2011 tanggal 4 Juli 2011, jabatan Wakabareskrim yang sebelumnya dipegang Irjen Pol Mathius Salempang digantikan oleh Irjen Pol Bekto Suprapto. Bekto saat ini masih menjabat sebagai Kapolda Papua.

"Iya, Pak Salempang pensiun diganti Pak Bekto Suprapto," ujar Kepala Biro Penerangan Umum Divisi Humas Polri Brigjen Pol I Ketut Untung Yoga kepada detikcom, Selasa (5/7/2011).

Menurut Yoga, Mathius Salempang diganti karena memang sudah memasuki masa pensiun. Masa pensiun Mathius hampir sama dengan Komjen Pol Ito Sumardi. Sementara untuk jabatan Kapolda Papua selanjutnya akan dijabat oleh Irjen Pol Bigman Tobing.

"Kapolda Papua Pak Bigman Lumban Tobing, sebelumnya Widyaiswara Sespimen Lembang," jelasnya.

Sebelum mutasi Wakabareskrim, Mabes Polri juga mengganti Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi. Ito yang sudah masuk masa pensiun digantikan Irjen Pol Sutarman yang saat ini masih menjabat Kapolda Metro Jaya. Selain Kabareskrim, ada 5 Kapolda lainnya yang juga ikut dirotasi.

(ape/fay)-www.detik.com

 
Kapolda Metro Jaya Sutarman Jadi Kabareskrim Mabes Polri

Jakarta - Setelah melalui proses penyaringan, jabatan Kabareskrim Mabes Polri malam ini telah ditentukan. Posisi penting itu kini diduduki oleh Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Sutarman.

Keputusan pengangkatan Sutarman itu tertuang dalam Surat Telegram Rahasia (STR) No: STR 1334/VI/2011, tanggal 30 Juni 2011. Bersama Sutarman, ada 11 jenderal lainnya yang dimutasi.

Dalam telegram tersebut, Sutarman menggantikan posisi Komisaris Jenderal Ito Sumardi yang memasuki masa pensiun. Sementara jabatan Sutarman sebagai orang nomor satu di Polda Metro Jaya digantikan oleh Irjen Untung Suharsono Radjab. Untung sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur.

Sementara itu, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Mabes Polri Kombes Boy Rafli Ama saat dikonfirmasi detikcom, membenarkan TR tersebut.

"Ya benar," ujar Boy dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Kamis (30/6/2011).

Irjen Sutarman saat dikonfirmasi terkait pengangkatannya itu tidak berkomentar banyak.

"Terimakasih atas perhatian dukungan dan doanya," ujar Sutarman melalui pesan singkat.

(mei/mad)-www.detik.com

 
36 Pati Polri Berpangkat Brigjen Mengikuti Assessment Center.

Jakarta - 36 Pati Polri Berpangkat Brigjen Mengikuti Assessment Center. Oleh : Zulkarnain. Pada hari Rabu, 16 Februari 2011 ini kembali lagi SSDM Polri khususnya Biro Pembinaan Karier Polri melakukan assessment center (AC) kepada perwira tinggi khususnya berpangkat Berigadir Jenderal Polisi baik yang berada di dalam struktur organisasi Polri maupun di luar struktur Polri. AC kali ini sebagai gelombang yang ke dua dari rangkaian AC terhadap Pati Polri.

Sesuai dengan daftar absen 36 Pati Polri tersebut adalah : Drs. Heri Haryanto, Drs. Suseno Djahri, M.M., Drs. Sintersins Mamadoa, Ricky Herbert Parulian Sitohang, S.H., Drs. Arief Wicaksono Sudiutomo, Drs. Muhammad Zulkarnain, Drs. Arkian. lubis, S.H., Drs. Dwi Priyatno, Drs. Dedy Fauzi Elhakim, Drs. Ach,ad Hidayat, Drs. Ike Edwin, S.H., M.H., Drs. Bekti Suhartono, Drs. Muhammad Zulkarnain, M.M., M.H., Basaria Panjaitan, S.H., M.H., Drs. Zainuri Lubis, Drs. Boy Salamuddin, Drs. Tugas Dwi Apriyanto, S.H., Drs. Isdiyono, Drs. Albertus Julius Benny Mokalo, S.H., Tri Priyo, S.H., Drs. Heru Winarko, S.H., Drs. Anang Iskandar, S.H., M.H., Bontor Hutapea, S.H., Drs. Prasta Wahyu Hidayat, S.H., M.M., M. Hum., Drs. Vincentius Sabudiyono, M.M., Drs. Drajat Tirtayasa, Drs. M. Tito Karnavian, MA., Drs. Burhanuddin Andi, Drs. M. Rum Murkal, Drs. Raden Budi Winarso, Drs. Sadar Sembayang, Drs. Machfud Arifin, S.H., Drs. Andayono, Drs. Erlan Lukman Nulhakim, M.M., Drs. Unggung Cahyono, Drs. Syafruddin, M.Si. Para Pati Polri tersebut di atas diantaranya adalah sedang menjabat Kapolda seperti Kapolda Bangka Belitung, Kalimatan Selatan, Kepulauan Riau dan Bengkulu. Sedangkan yang lain masih sedang menjabat baik sebagai Direktur, Kepala Biro dan Assisten Deputy di jajaran organisasi Polri dan di luar Polri. Di lingkungan Polri sebagaimana diketahui bahwa metode AC ini sebagai salah satu persyaratan dari pada Reformasi Birokrasi Polri selama ini yang telah dijalankan sejak tahun 1998 sedangkan AC sudah di jalankan setidaknya dua tahun belakangan dengan bekerja sama sebelumnya dengan Gaia Solution dan saat ini dengan Pacific Century Consulting (PCC) Singapore yang memang telah lama bergerak dibidang sumber daya manusia.

Dalam penjelasannya Kabag Uji Kompetensi Biro Pembinaan Karier SSDM Polri Kombes Pol. Drs. Untung Leksono mengatakan dalam setiap sosialisasi sebelum AC dimulai bahwa proses AC ini adalah sebagai sebuah metode bagi kandidate atau assesse atau calon untuk menunjukkan perilaku yang diperlukan untuk suatu posisi atau jabatan yang akan datang. Jadi ini sebagai sebuah kesempatan bagi para kandidate untuk menunjukkan kemampuan mereka khususnya kompetensi manajerial sebagai mana yang harus dimiliki oleh para manajer senior di lingkungan Polri.

Disatu sisi juga sebagai sarana untuk mengukur potensi seseorang dengan cara memprediksi perilaku masa depan melalui penggunaan simulasi perilaku yang dapat mengukur kepampuan peserta dalam menghadapi tanggung jawab suatu jabatan. Dengan kata lain Assessment Center ini sebagai salah satu cara Polri untuk meningkatkan sumber daya manusia di lingkungan Polri khususnya bagi manajer senior atau para pimpinan di lingkungan Polri yang dihadapkan dengan tantangan kekinian seperti misalnya gejala konflik yang sering terjadi di tengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.

Metode yang digunakan dalam proses AC kali ini atau terhadap para Pati Polri ini adalah metode Movit dan In-Tray atau hanya dua cara dari berbagai cara atau tool yang ada, tetapi cara ini sudah memenuhi standart dari pada suatu AC yaitu menggunakan multi tool sebagai upaya mengurangi penyimpangan dan multi assessor. Sedangkan para assessornya tentu lebih dari dua yaitu : KBP. Drs. Untung Leksono (Kabag Penkompetensi SSDM Polri) sekaligus sebagai Ketua Team dan koordinator assessor, KBP. Drs. Oerip Soebagyo (Penyidik Utama Bareskrim Polri), KBP. Drs. Hengke Kaluara (Sesro Paminal Polri), KBP. Drs. Djoko Prastowo (Kabag Infopers SSDM Polri), KBP. Drs. Bambang Ghiri (Ses Pusku Polri), KBP. Drs. Tri Nugroho (Analis Kebijakan Bidang Binkar Polri), KBP. Drs. Zulkarnain (Kabag Renmin Divhumas Polri, KBP. Drs. Rahmad Suparlan (Kabag Psipol Biro Psi Polri), KBP. Drs. Eko Indra Hery (Gadik Utama PTIK), KBP. Drs. E. Permadi (Kabag Mutjab SSDM Polri), KBP. Drs. Lotharia Latif (Kaden PJR Korlantas Polri), KBP. Drs. Yoyok Sri Nurcahyo (Karo Renbang Polda Sumsel), AKBP Drs. Arief Nurcahyo (Kabag Psi Polda Metro Jaya), AKBP Drs. I Ketut Suardana (Kasubbag Monev Bagkompeten SSDM Polri), AKBP Drs. Muchlis (Kasubbag Renprog Bagkompoten SSDM Polri), AKBP Drs. Novian Pranata, M.Psi. (Kasubbag Kompeten Bagkompoten SSDM Polri), AKBP. Dra. Eka Sariana (Kasubbag Seleksi Bag Psi Polri), AKBP. Drs. Solichin (Kasubbidpidum Divkum Polri), AKBP Dra. Dien Irhastini (Seslem Sepolwan Polri), Kompol Riny Wowor, M.Psi (Paur Subbag Psi SSDM Polri), AKP Aryuni, M.Psi (Pamin Subbagkompeten SSDM Polri). Dalam AC ini yang akan dilihat atau dipotret masih sama dengan proses AC sebelumnya pada dua belas profil kompetensi di lingkungan manajer senior Polri, yaitu : 1) Lead by example. 2) Passion and commitment. 3) Act strategically. 4) Integrity. 5) Foresight. 6) Inovation 7) Developing others. 8) Maintaining positive human relationship. 9) Building trust. 10) Motivating others. 11) Influencing. 12) Communication. Zulkarnain.

www.polri.go.id

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 Next > End >>

Page 1 of 4